Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Jumat, 14 Oktober 2011
PIAGAM PERJANJIAN BATU PUTIH
Pada hari ini Selasa 27 Januari 2009 diatas tanah ini, Di Negeri ini Obi tercinta, kami berdiri dihadapanMu Tuhan yang Maha Esa, Pencipta semesta Alam, Kami menyatukan Janji dari sanubari kami dengan penuh ketulusan dan keikhlasan kami berjanji:
1. Kami anak cucu pewaris Negeri ini akan menjaga dan memelihara persaudaraan sejati untuk seluruh umat di Negeri Obi tercinta, yang telah di ikrarkan leluhur kami dalam ikatan saudara Rasai dan senantiasa bersandar pada idiologi Negara kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945
2. Menghormati Agama dan Kepercayaan, Adat Istiadat dan Budaya dari masing masing Agama yang dimiliki oleh setiap komunitas penduduk Obi tercinta dengan penuh kasih yang abadi.
3. Hidup rukun dan Damai, saling gotong royong antar sesama dalam membangun kehidupan bermasyarakat tanpa saling menghina, menghujat dan memfitnah.
4. Mengutamakan musyawarah dengan rasa kekeluargaan dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab, membangun Obi kedepan yang gemilang dengan menghindari permusuhan dan pertengkaran.
5. Saling menghidupkan dan memakmurkan anak negeri ini, tanpa membeda - bedakan Suku, Agama Ras dan Adat Istiadat dengan mengedepankan semangat Nasionalisme.
6. Jika Tuhan Yang Maha Esa mengkaruniai Negeri Obi tercinta menjadi sebuah Kabupaten Obi Kepulauan ataupun lebih dimasa depan nanti, maka siapapun yang menjadi pemimpin didaerah ini, berkewajiban melihat dan merangkul anak cucu di negeri ini dengan saling sepenanggunan hidup tanpa melihat dan membeda- bedakan Suku, Agama dan Pilihan haluan Demokrasi Politik.
Demikian perjanjian Batu Putih ini dibuat untuk dipegang teguh kepada kita semua, pewaris negeri ini, untuk dijadikan pegangan hidup Rukun dan Damai, dibawah Kesatuan Negara Republik Indonesia.
Obi 27 Januari 2009
Tertanda:
Masyarakat Obi, Obi selatan, Obi Utara, Obi Barat, dan Obi timur.
AYO KITA BANGKIT..!!
Bangkit !
Bangkit itu susah. Susah Melihat orang lain susah.
Senang melihat orang lain senang.
Bangkit Itu sedih. Sedih Melihat orang sedih
Bangkit itu takut, takut korupsi.
Takut memakan yang bukan haknya.
Bangkit itu mencuri !
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi.
Bangkit itu marah. Marah bila martabat Kita dilecehkan.
Bangkit itu malu. Malu menjadi benalu. Malu karena Jadi Tamu di negeri Kita.
Bangkit itu tidak ada.
Tidak ada kata menyerah. Tidak ada kata putus asa.
Bangkit Itu Berjuang. berjuang mencari Kesejatraan
Langganan:
Postingan (Atom)